Cite This        Tampung        Export Record
Judul Kota Bandung dan Biru / Niawidia ; penyunting, Dian Anggraeni, Ikhwan Pahri
Pengarang Niawidia (Pengarang)
Dian Anggraeni (Penyunting)
Ikhwan Pahri (Penyunting)
EDISI Cetakan Pertama: November 2023
Penerbitan Depok : Tekad, 2023
Deskripsi Fisik 250 halaman ;20 cm
Konten teks
Media tanpa perantara
Penyimpan Media volume
ISBN 978-623-09-6465-7
Subjek Perundungan di sekolah
Remaja dan ketahanan emosional
Cinta pertama
Fiksi Indonesia
Niawidia
Abstrak Biru Erlangga Mahaputra adalah siswa beasiswa yang setiap hari harus menahan sakit akibat perundungan di sekolah. Tubuhnya lebam, hatinya nyaris hancur, namun ia tetap bertahan dengan hati sekuat baja. Ia tidak punya kuasa untuk melawan, hanya keberanian untuk terus melangkah. Di tengah luka yang membekas dan air mata yang mengering, hadir Ayunda dan Yuda—dua sosok yang menjadi cahaya dalam gelapnya hari-hari Biru. Novel ini menyuguhkan potret pilu kehidupan remaja di balik gemerlap Kota Bandung, mengangkat isu bullying dengan jujur dan menyentuh, serta menunjukkan bahwa cinta dan dukungan bisa menjadi penyelamat di saat segalanya terasa hilang.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Novel
Target Pembaca Remaja

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
7438 899.221 NIA k Dapat dipinjam Perpustakaan SMP Negeri 89 Jakarta - Ruang Baca Umum Dipinjam
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002929
005 20251104065943
007 ta
008 251104################d##########f#ind##
020 # # $a 978-623-09-6465-7
035 # # $a 0010-1125000020
082 # # $a 899.221
084 # # $a 899.221 NIA k
100 0 # $a Niawidia$e Pengarang
245 1 # $a Kota Bandung dan Biru /$c Niawidia ; penyunting, Dian Anggraeni, Ikhwan Pahri
250 # # $a Cetakan Pertama: November 2023
264 # # $a Depok :$b Tekad,$c 2023
300 # # $a 250 halaman ; $c 20 cm
336 # # $a teks$2 rdacontent
337 # # $a tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a volume$2 rdacarrier
520 # # $a Biru Erlangga Mahaputra adalah siswa beasiswa yang setiap hari harus menahan sakit akibat perundungan di sekolah. Tubuhnya lebam, hatinya nyaris hancur, namun ia tetap bertahan dengan hati sekuat baja. Ia tidak punya kuasa untuk melawan, hanya keberanian untuk terus melangkah. Di tengah luka yang membekas dan air mata yang mengering, hadir Ayunda dan Yuda—dua sosok yang menjadi cahaya dalam gelapnya hari-hari Biru. Novel ini menyuguhkan potret pilu kehidupan remaja di balik gemerlap Kota Bandung, mengangkat isu bullying dengan jujur dan menyentuh, serta menunjukkan bahwa cinta dan dukungan bisa menjadi penyelamat di saat segalanya terasa hilang.
600 # 4 $a Niawidia
650 # 4 $a Cinta pertama
650 # 4 $a Fiksi Indonesia
650 # 4 $a Perundungan di sekolah
650 # 4 $a Remaja dan ketahanan emosional
700 0 # $a Dian Anggraeni$e Penyunting
700 0 # $a Ikhwan Pahri$e Penyunting
990 # # $a 7438
Content Unduh katalog